Ciri Khusus Tumbuhan

Tumbuhan yang ada di sekitar kita sangat beragam. Keragaman itu disebabkan, salah satunya oleh lingkungan tempat hidupnya. Ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan tersebut bermanfaat untuk mempertahankan hidup. Tumbuhan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan tumbuhan lain. Ciri-ciri ini berhubungan dengan kemampuannya menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Dengan penyesuaian diri, tumbuhan bisa bertahan hidup. Beberapa tumbuhan yang memiliki ciri khusus adalah sebagai berikut.

1. Ciri Khusus Tumbuhan Kaktus
Kaktus adalah nama yang diberikan untuk anggota tumbuhan berbunga famili Cactaceae. Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering (gurun). Kata jamak untuk kaktus adalah kakti.

kaktus

Kaktus memiliki bentuk beraneka macam. Ada yang berbulu seperti sikat atau batang berbintik-bintik besar. Ada juga yang berbentuk batang silinder.Tumbuhan kaktus merupakan jenis tumbuhan yang hidup di daerah kering atau kurang air. Pada kondisi tandus, daun kaktus akan mengecil atau sama sekali tidak berdaun. Selain itu, batang kaktus juga tebal dan berlapis lilin. . Oleh karena itu, kaktus memiliki batang yang banyak mengandung air. Air tersebut berguna untuk cadangan di musim kering. Di samping itu, bentuk daun kaktus pun kecil, seringkali berbentuk duri. Dengan bentuk seperti itu, kaktus dapat mengurangi penguapan air dari dalam tubuh. Selain itu duri tersebut berguna sebagai pelindung diri.

2. Ciri Khusus Tumbuhan Kantong Semar dan Venus
Ada beberapa tumbuhan di alam yang tidak dapat memenuhi semua kebutuhan unsur makanan yang diperlukan melalui akar. Tumbuhan yang mengalami hal tersebut adalah tumbuhan kantong semar dan tumbuhan kejora (Venus). Kedua tumbuhan tersebut tidak dapat mencukupi kebutuhan nitrogen. Keadaan tanah tempat tinggalnya sangat kekurangan unsur nitrogen. Untuk memenuhinya, kantong semar dan kejora menangkap serangga. Serangga mengandung banyak nitrogen.

Cara yang dilakukan, yaitu dengan menghasilkan cairan pada bagian daun untuk menarik perhatian serangga. Kantung semar dan venus adalah tanaman pemakan serangga atau disebut insektivora. Kantong semar memiliki kantong di bagian ujung daun. Kantong tersebut sebenarnya adalah ujung daun yang berubah bentuk. Fungsinya untuk menangkap hewan, terutama serangga. Kantong semar hanya mengandalkan kantongnya untuk mendapatkan makanan.

Pada waktu tertentu, bunga kantung semar mengeluarkan bau menyengat. Bau tersebut berguna untuk menarik serangga. Pada kantong semar, serangga akan masuk ke dalam kantong dan terperangkap di dalamnya. Bagian dalam daun mengandung lapisan mirip lilin sehingga serangga terpeleset. Adapun pada tumbuhan kejora, serangga yang hinggap dan menyentuh ”lengan daun” akan terperangkap karena daun akan menutup dengan cepat. Kemudian, serangga tersebut akan dicerna oleh cairan yang dihasilkan daun. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantung semar dan venys beradaptasi untuk memperoleh makanan.

3. Ciri Khusus Tumbuhan Mawar
Tanaman mawar memiliki bunga yang indah juga memiliki duri pada batangnya. Duri pada batang adalah ciri khusus yang dimiliki tanaman mawar. Duri tersebut berfungsi melindungi diri dari musuh. Musuh yang mendekat akan terkena duri tajam mawar.

4. Ciri Khusus Tumbuhan Putri Malu
Tumbuhan putri malu banyak dijumpai tumbuh di tepi jalan. Tumbuhan putri malu mempunyai ciri khusus pada daunnya. Daun tumbuhan putri malu akan mengatup apabila tersentuh sesuatu. Tumbuhan putri malu juga memiliki duri sebagai alat untuk perlindungan diri. Hal ini menunjukkan bahwa putri malu beradaptasi terhadap rangsang sentuhan. Tumbuhan putri malu memiliki beberapa khasiat sebagai obat tradisional.

5. Ciri Khusus Tumbuhan Bakau
Tumbuhan ini hidup di pinggiran pantai. Tumbuhan bakau memiliki akar tunjang untuk menopang tubuhnya agar tetap kokoh. Akar tunjang merupakan bentuk adaptasi tumbuhan bakau terhadap lingkungan pantai. Pohon bakau ditanam di tepi pantai sebagai pencegah abrasi. Pohon bakau juga memiliki banyak nama lain seperti tancang, tanjang (Jw.); tinjang (Md.); bangko (Bugis); kawoka (Timor), wako, jangkar dan lain-lain.

6. Ciri Khusus Tumbuhan Teratai
Teratai termasuk tumbuhan yang hidup di air. Tumbuhan teratai memiliki daun yang lebar untuk mempermudah proses penguapan Batang teratai memiliki rongga-rongga udara yang membantu menyalurkan oksigen ke akar dan untuk membantu teratai tetap tegak dan mengapung di air.

7. Ciri Khusus Tumbuhan Tumbuhan Raflesia
Tumbuhan Raflesia memiliki bunga berbau bangkai menarik perhatian lalat. Lalat diperlukan oleh bunga Rafflesia untuk membantu terjadinya penyerbukan. Rafflesia yang banyak dikenal masyarakat adalah jenis rafflesia arnoldii. Jenis ini hanya tumbuh di hutan sumatera bagian selatan, terutama Bengkulu. Rafflesia merupakan tumbuhan parasit pada tumbuhan lain dan tinggal di dalam akar tersebut seperti tali.

Ciri Khusus Beberapa Hewan

Mahluk hidup disebut juga biotik. Terdiri dari tumbuhan, hewan, dan manusia. Makhluk hidup memiliki beberapa ciri ernapas (respirasi), bergerak, peka terhadap rangsangan, memerlukan makanan (nutrisi), mengeluarkan zat sisa (ekskresi), tumbuh, terkembang biak (reproduksi). Pembahasan pada tulisan ini hanya pada ciri khusus yang dimiliki oleh hewan saja.

Setiap makhluk hidup telah dibekali kemampuan beradaptasi.;Kemampuan beradaptasi itu berguna untuk mempertahankan hidupnya. Cara beradaptasi setiap makhluk hidup berbeda-beda. Ada yang beradaptasi secara morfologis, fisiologis, dan tingkah laku. Ciri khusus makhluk hidup;berhubungan erat dengan cara adaptasi mereka. Berikut ini beberapa bentuk adaptasi makhluk hidup :

  • Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi dapat dilihat dengan jelas. Contohnya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada semut.
  • Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Salah satunya berupa enzim yang dihasilkan oleh suatu organisme. Contohnya, bunga rafesia mengeluarkan enzim untuk menarik serangga. Sementara itu, kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga.;
  • Setiap hewan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain. Ciri khusus ini berhubungan dengan kemampuannya untuk bertahan hidup. Dengan ciri khusus yang dimilikinya, hewan dapat tetap bertahan hidup.

1. Ciri Khusus Kelelawar.

Kelelawar merupakan mamalia (hewan menyusui) yang dapat terbang. ;Pada siang hari, kelelawar tidur. Kelelawar termasuk binatang nokturnal. Binatang nokturnal adalah binatang yang mencari makan pada malam hari. ;Kelelawar terbang dan mencari makan pada malam hari. Pada saat terbang, kelelawar tidak sepenuhnya;menggunakan indra penglihatannya. Pada saat terbang kelelawar mengeluarkan gelombang ultrasonik melalui mulut dan hidungnya.

Ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk bisa didengar oleh telinga manusia, yaitu kira-kira di atas 20 kiloHertz. Gelombang ultrasonik merupakan gelombang ultra (di atas) frekuensi gelombang suara (sonik).

Ketika gelombang bunyi itu mengenai benda, seperti pohon atau serangga, gelombang bunyi akan memantul Pantulan gelombang bunyi itu akan ditangkap kembali oleh indra pendengarannya yang tajam. Dengan cara seperti itulah kelelawar dapat terbang pada malam hari tanpa menabrak benda-benda yang ada di sekitarnya. Kemampuan yang dimiliki kelelawar untuk mengetahui arah terbang, makanan, dan keadaan lingkungannya dengan menggunakan bunyi disebut ekolokasi. Echo (Bahasa Inggris) artinya gema. Jadi, kelawar menggunakan gema (bunyi pantulan) untuk menentukan keadaan sekitarnya dan sekaligus mencari mangsanya.

2. Ciri Khusus Cecak
Cecak merupakan reptilia (hewan melata) yang hidup di pohon atau di rumah. Makanan cecak ialah serangga, seperti nyamuk. Ternyata, cecak telah memiliki ciri khusus, sehingga cecak dapat bertahan hidup di lingkungannya. Berikut ini ciri khusus yang dimiliki cecak.

  1. Cicak memiliki kaki yang dapat menempel di dinding dan langit-langit rumah.Ternyata, cecak memiliki perekat pada setiap ujung jari kakinya. Dengan perekat inilah kaki cecak dapat menempel di dinding. Cecak dapat mengatur banyaknya perekat yang dikeluarkan. Dengan demikian, cecak dapat tetap bergerak merayap tanpa terjatuh.
  2. Cicak adalah hewan pemakan serangga. Cicak menangkap serangga dengan menjulurkan lidahnya yang panjang. Dengan sekali menjulurkan lidahnya, serangga langsung menempel pada lidahnya dan dilahapnya.
  3. Ciri khusus cicak lainnya yaitu memutuskan ekornya. Cicak memutuskan ekornya untuk mengelabui pemangsa. Perilaku seperti ini disebut autotomi. Autotomi adalah sebuah cara pertahanan alami sejumlah hewan terhadap serangan predator(pemangsa). Reptil adalah golongan hewan yang dikenal luas mempunyai kemampuan autotomi. Saat hewan-hewan ini tertangkap oleh predator, mereka akan memutuskan ekornya secara tiba-tiba. Ekor yang telah terpisah dari tubuhnya itu akan bergerak-gerak sehingga membingungkan predator. Beberapa hewan lain yang dapat melakukan autotomi adalah kepiting, udang, bintang laut, laba-laba, cumi-cumi, dan gurita. Hewan-hewan ini seringkali memutuskan tentakel atau kaki mereka.

3. Ciri Khusus Bebek
Bebek merupakan jenis unggas yang hidup di air, terutama di perairan yang dangkal. Oleh karena itu, kaki bebek pendek dan pada sela-sela kakinya dilengkapi dengan selaput kulit yang dapat membantunya ketika berenang di air. Selain, itu dengan bentuk seperti ini, memudahkan bebek berjalan di atas permukaan tanah berlumpur. Makanan bebek ialah cacing. Ternyata, bebek telah dilengkapi dengan bentuk paruh yang pipih dan lebar. Bentuk paruh seperti itu membantu bebek untuk mencari cacing yang ada di balik lumpur. Paruh tersebut digunakan untuk menyaring makanan dari air. Kaki berselaput juga dimiliki angsa. Sementara, ayam tidak memiliki jari berselaput. Ayam hidup dan mencari makan di darat saja.

Agar tubuhnya tidak basah jika terkena air, bulu bebek dilapisi oleh minyak. Dengan demikian, pada saat bebek sampai di darat ia hanya tinggal mengibas-ngibaskan badannya dan air yang menempel di tubuhnya keluar. Jika bulu tubuhnya tidak dilapisi oleh minyak, air yang menempel akan terus menyerap ke dalam bulu tubuh bebek.

4. Ciri Khusus Unta
Tubuh unta memiliki beberapa keistimewaan yang memungkinkan bagi unta bertahan hidup berhari-hari tanpa air dan makanan. Bulu mata unta memiliki sistem pengaitan. Dalam keadaan bahaya, bulu ini secara otomatis menutup. Bulu mata yang saling berkait ini mencegah masuknya debu ke mata. Hidung dan telinga ditutupi oleh bulu panjang agar terlindungi dari debu dan pasir. Unta memiliki punuk, yaitu gundukan lemak yang terdapat di punggung. Punuk unta menyediakan sari makanan bagi hewan ini ketika ia mengalami kesulitan makanan dan kelaparan. Kaki unta memiliki ukuran besar untuk membantunya berjalan di atas pasir tanpa terperosok. Kaki unta memiliki telapak yang luas dan menggembung. Selain itu, kulit tebal khusus di bawah telapak kaki merupakan perlindungan terhadap pasir yang sangat panas.

Ciri Khusus Hewan yang Lain :

  1. Ciri khusus pada kucing. Kucing memiliki mata yang dapat menyala saat terkena cahaya pada malam hari. Kucing bergigi taring tajam karena pemakan daging. Kucing memiliki cakar yang tajam dan kuat untuk menangkap dan membunuh mangsanya. Kucing memiliki alat keseimbangan yang terdapat di dalam daun telinganya, sehingga jika jatuh dari ketinggian kucing tetap dapat mendarat dengan cara berdiri.
  2. Ciri khusus pada landak. Landak memiliki bulu berbentuk duri yang tajam dan kuat. Duri-duri itu akan berdiri saat landak menghadapi ancaman dari predator. Dan jika berhasil menancapkan bulunya, maka lawannya akan terluka, bahkan durinya tersebut akan menancap dan menempel di tubuh lawannya. Landak adalah hewan pengerat yang sering tinggal dilubang-lubang tanah.
  3. Ciri khusus pada ikan cumi. Ikan cumi memili tentakel yang berotot lentur dapat mengkerut dan memanjang sehingga dapat bergerak dengan cepat. Cumi-cumi dapat mengeluarkan tinta berwarna pekat. Cumi-cumi juka mampu memancarkan cahaya warna-warni pada tubuhnya, fungsinya untuk memikil mangsanya agar mendekat untuk kemudian dapat dengan mudah ditangkap dan dimangsa olehnya.
  4. Ciri khusus burung hantu. Burung hantu memiliki penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam dan peka untuk menemukan mangsanya di malam hari. Memiliki bulu yang halus dan lembut sehingga tidak terdengar saat terbang, dengan demikian ia dapat menyambar mangsanya secara diam-diam. Mempunyai leher yang lentur yang dapat berputar 180 derajat, sehingga dapat melihat mangsanya yang ada di belakang.
  5. Ciri khusus semut. Semut memiliki ciri khusus pada dua antene di kepalanya, dengan antene tersebut semut dapat menyentuh, membau dan merasakan getaran bunyi. Sedangkan mulut pada semut dipergunakan untuk mengecap. Semut berkomunikasi dengan semut lain dengan antenanya. Semut juga dapat mengeluarkan bau khusus untuk menyatakan bahaya atau letakan dimana terdapat makanan.
  6. Ciri khusus trenggiling. Trenggiling memiliki cakar yang kuat untuk menarik rayap/semut dari sarangnya Tidak memiliki gigi, tetapi memiliki lidah yang panjang dan lengket yang dapat dijulurkan untuk memperdaya mangsanya Memiliki sisik yang tebal dan keras, dan dapat menggulung tubuhnya seperti bola untuk melindungi diri
  7. Ciri khusus pada landak. Landak memiliki bulu berbentuk duri yang tajam dan kuat. Duri-duri itu akan berdiri saat landak menghadapi ancaman dari predator. Dan jika berhasil menancapkan bulunya, maka lawannya akan terluka, bahkan durinya tersebut akan menancap dan menempel di tubuh lawannya. Landak adalah hewan pengerat yang sering tinggal dilubang-lubang tanah.